• -author-

  • Category

  • Blog Traffic

    • 4,944 hits
  • Follow Welcome homE… on WordPress.com
  • Disclaimer

    * All images are belonged to personal property of the blog's author, unless otherwise stated.
    * Any views, opinions, statements represented in this blog are personal's and belonged solely to the blog author, and do not represent those of companies mentioned here.
    * Copying of blog's contents is prohibited, unless permission guaranteed.

Day 3-4: Stockholm-Abisko #Scandiv2017Trip

24 September 2017, hari terakhir di Stockholm. Kami sih berharap bisa lihat langit biru hari ini, karena hari 1 dan hari 2 kemarin, stockholm gloomy sangat 😦 Setelah check out, kami menuju central station -mau titip koper lagi! Hehehe.

1

tetap lah kudu poto2 sambil nungguin lampu ijo! :p See the church at background? Itu adalah gereja di salah satu kepulauan di stockholm yang tidak ada penghuni nya!

2

kabut masih saja menyelimuti puncak tower city hall.. membuat saya ragu..apakah bisa berjumpa dengan langit birunya stockholm..

PS. Waktu ngambil gambar di atas, kami di liatin orang2 yang lagi pada sarapan di hotel yang berada tepat di seberang si karikatur Tintin ini loh! Dan baru ngeh setelah kami selese ambil gambar berkali-kali! =))) What a vacation!! LOL

Okey, setelah beres dengan per-locker-an, tujuan selanjutnya adalah Stockholm City Hall.

Stockholm City Hall

3

City Hall stockholm ini adalah semacam kantor parlemen Stockholm. Gedung ini tergolong baru, didirikan tahun 1911. Tapi sengaja di bikin berkesan tua, biar kayak peninggalan sejarah gitu kali yaa.. Hahaha

Di sini jugalah dilangsungkan pembagian Nobel tiap tahunnya, termasuk Nobel banquet dinner yang biasanya diselenggarakan tiap tanggal 10 Desember. Untuk masuk gedung  parlemen ini harus ikut guided tour, dan bayar 110SEK per orang (dewasa).

20

setelah bayar, kita di kasi stiker gini nih..

Si guide akan membawa kita berkeliling gedung ini dan mengunjungi 4 hall utama di gedung ini:

  1. Blue Hall (in swedish: Blå hallen), as if menggambarkan langit stockholm yg biru. But in fact, it is rare to be able to see blue sky of stockholm. Tapi tetap aja nama hall ini ga diganti sih. =))) Di hall ini lah jamuan makan malam untuk penerima nobel di selenggarakan.
  2. Parliament Hall ato Rådsalen in swedish, adalah tempat bersidang-nya 101 orang anggota parlemen kota Sotckholm. Warga stockholm bisa menyaksikan sidang parlemen ini setiap senin minggu ke-3 tiap bulannya.
  3. Reception Hall, merupakan hall yang bisa disewa masyarakat untuk melangsungkan pernikahan. Prosesi pernikahan di hall ini sangat cepat: hanya dalam rentang waktu 30 detik – 3menit saja! Di sisi kanan hall ini ada lukisan yang dibuat langsung oleh Prince Eugene ato Duke of Närke yang adalah seorang Swedish painter juga. Lukisan ini menggambarkan pemandangan yang bisa dilihat dari kaca jendela di sisi hall sebelah kiri.
  4. Golden Hall. Merupakan hall berlapiskan emas 24karat, yang karena teknologi pelapisannya hanya membutuhkan emas sebanyak 50kg. Hall ini di dominasi oleh gambar ‘Queen of Lake Mälaren’ yang merupakan seorang wanita dengan stockholm di pangkuannya, dan negara2 lain di di east dan west, perlambang bahwa stockholm (swedia?) adalah juru damai antara east dan west.
21

si blue hall..

22

tangga menuju hall-hall lain, dari si blue hall

23

parliament hall.. tempat bersidang-nya anggota dewan..

24

reception hall..

25

golden hall..

26

Queen of Lake Mälaren

Guided tour ini pun dibatasi waktu-nya. Selesai tour, kita tidak boleh lama2 berfoto2 di dalam. Ada ibu2 pengawas yang menyuruh kami segera keluar -____- Daann…keluar dari sini, kami di sambut langit biru, donk! oh, finally..liat langit biru juga di stockholm! ehehehehe.

32

pas keluar, stiker-nya di lepas dan tarok sini..

27

oh, hellooo langit biru!

28

muka2 bahagia akan kehadiran langit biru =D

29

stockholm city hall ber-latarkan langit biru. Puerfekt!!

Vasamuseet

Setelah puas berfoto-foto di halaman City Hall, tujuan selanjutnya adalah Vasamuseet yang terletak di Djurgården island. Djurgården di huni oleh banyak monumen dan gedung bersejarah, museum, galeri serta taman dan hutan. Pulau ini sangat hijau, dan indeed it is really lovely for having long walk (or even running) in this island.

30

menuju Djurgården

Spektakuler. Itulah kesan pertama ketika masuk ke museum ini. Setelah beli tiket, kita akan langsung di sambut dengan kemegahan si kapal Vasa ini. Cerita komplit tentang kapal vasa yang terbenam tahun 1628 ketika baru berlayar 1300 meter ini, komplit di handbook yang bisa diambil secara gratis di dalam museum. Juga ada pemutaran film tentang si Vasa ini. Untuk mereka yang punya waktu terbatas (i.e. 1 jam), akan ada petunjuk bagaimana memaksimalkan waktu yang ada di museum ini. Keren deh. Must visit kalo ke Stockholm mah.

Info dan cerita lengkap tentang musem serta si kapal Vasa ini bisa dibaca di web mereka: https://www.vasamuseet.se/en

34

ini ibu2 ber-gossip tentang tenggelamnya Vasa

35

maket kehidupan pekerja di atas kapal Vasa

36

meriam-nya kapal Vasa. Dua diantara meriam2 ini asli loh..

33

menatap dunia (baca: swedia).. kapan ya bisa kerja di sini..! =))

Kami sebenarnya masih punya waktu untuk visit museum2 lain di daerah Djurgården ini. Sayang Fita kurang fit, dan akhirnya kami putuskan untuk balik ke Gamla Stan saja.

39

langit biru bikin orang semangat ngabisin waktu di luar rumah.. bahkan ada yang mancing!

40.jpg

diantara lorong-lorong di gamla stan..

37

the most iconic building of Gamla Stan..!

Setelah makan dan puas foto2 lagi di Gamla Stan, kami menuju ke central station, menanti kereta yang akan membawa kami ke Abisko!

Arrival in Abisko 

Dari Stockholm ke Abisko, kita pake sleeper train. Jadi instead of bayar biaya akomodasi, kita pesen kabin di kereta yang mana kita bisa tidur dengan proper. Review saya tentang sleeper train ini bisa di baca di sini.

Keesokan hari-nya, 25 September 2017, menjelang jam 3 sore waktu setempat, kami pun tiba di Abisko. Agak delay beberapa menit. Tapi no worries. It was a vacation, so just enjoy the ride. Hehehe.

Kabut dingin (tapi fresh -bukan kabut polusi macam di jakarta, soalnya! Haha) dan langit kelabu (again!) menyambut kami di Abisko. Dari stasiun Abisko Östra, ada petunjuk jelas menuju penginapan yang sudah kami pesan, yaitu: Abisko Guesthouse. Setelah check in, kami menuju supermarket terdekat dan satu-satu nya yang ada di sana! Lumayan lengkap bahan makanan yang dijual di sana. Mungkin karena tidak ada restoran di wilayah sini, dan emang kudu masak kalo mau makan sih yaa.. Hahaha

Berada di abisko, definitely seperti berada di kampung. Dan please note, Abisko ini emang salah satu kampung di swedia ya! Haha. So, everything passed on slowly, nothing to hurry and nothing to worry. Life is good 🙂

38

abisko guesthouse.. would spend 2 nights here..

One more thing actually, we were hoping to see aurora that night. But unfortunately, kita belum beruntung. Karena memang mendung dan berkabut, serta KP Aurora yang cuma 2. Akhirnya ya udahlah, ikhlas ga bisa liat aurora malam ini. Tidur ajalah yuukk.. hahahaha.. zzzz

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: