• -author-

  • Index

  • Blog Traffic

    • 4,483 hits
  • Follow Welcome homE… on WordPress.com
  • Disclaimer

    * All images are belonged to personal property of the blog's author, unless otherwise stated.
    * Any views, opinions, statements represented in this blog are personal's and belonged solely to the blog author, and do not represent those of companies mentioned here.
    * Copying of blog's contents is prohibited, unless permission guaranteed.

Menjelajah Hanoi dalam 1 Hari!

Cha Ca: a unique delicacy of Hanoi

Minggu, 24 April 2017. Kami tiba di penginapan sudah sore dari HaLong Bay, sekitar jam setengah 5. Setelah bersih2, masih pengen explore makanan vietnam, tapi bingung apaan. Akhirnya buka aplikasi Muslim Pro, ke halaman Halal Places. Ada, restoran yg mereka rekomendasi-in dan deket banged dari penginapan, cuma 3 menit jalan kaki. Soooo, why not gave it a try, shall we!

1

Cha Ca beserta ubo rampe-nya: kacang goreng, daun bawang, daun basil (eh ato daun apa sih itu yg suka ada di makanan vietnam itu loh), cabe rawit dan fish sauce beserta soun

Nama restaurant-nya Cha Ca Thang Long. Dan makanan yang mereka jual, the one and only, adalah si Cha Ca ini. Jadi, Cha Ca adalah sejenis masakan ikan yang di tumis langsung di depan pelanggan-nya. Yaaa, pantesan halal sih, secara dia gak jual makanan laen selain si Cha Ca ini.. walopun dia jual minuman ber-alkohol sih yaa..

2

sambil kita makan, mas-mas nya terus masakin si Cha Ca buat kita..hehehe

3

ini Cha Ca versi sudah matang dan sudah di piring saji, siap di santap. Yuummm

4

ini price list si Cha Ca pas kita datang ke sana yaa

Makanan enak, perut kenyang, hati senang. Mari kita pulang dan bobo…zzzzz

 

Ba Dinh Square (Ho Chi Minh Mausoleum)

Senin, 25 April 2017. Bangun pagi, dan kami sudah membulatkan tekad untuk menyusuri kota Hanoi dengan jalan kaki! Haha!

Sekitar jam 07.30 pagi kami turun untuk sarapan. Saat kami baru turun untuk sarapan, tamu2 lain sudah selesai sarapan dan mulai melangkahkan kaki ke jalanan. Sepertinya kehidupan dimulai sangat pagi di Hanoi yaa 🙂

1

typical breakfast di penginapan kami

Selesai sarapan kami pun mulai menjelajah Hanoi ke arah barat, menuju Ba Dinh Square, dimana Ho Chi Minh Mausoleum terletak. Mausoleum berarti kuburan. Iya benar, mausoleum ini adalah tempat peristirahatan terakhir dari Pak Ho Chi Minh, salah satu pemimpin revolusioner komunis Vietnam, yang pernah menjadi perdana menteri dan presiden dari Democratic Republic of Vietnam. Si bapak legendaris ini lahir pada 19 May 1890 dan meninggal 2 Sep 1969. Sedangkan mausoleum ini sendiri mulai di bangun tahun 1973 dan baru selesai tahun 1975.

Setelah berjalan sekitar 30 menit, plus kudu muter lapangan -si Ba Dinh Square ini- yang gedaaa bangeedd, karena ternyata pintu masuknya ada di arah yang berbeda 180 derajat! zzzzz.. Ga cuman kami sih.., beberapa orang bule juga made the same mistakes. Jadilah kita sama2 menuju pintu ujung satu lagi.. Nyampe di pintu yang bener, langsung sesak napas lagi liat antrian masuk mausoleum yang panjaaaannngggg seperti uler melingkar lingkar..

2

kayaknya masuk mausoleum ini memang selalu ngantri, sampe di bikinin atap buat tempat antriannyaa..hehehe

Mausoleum ini gratis, dan sudah buka dari jam 07.30 pagi. Tapi jam 11.00 siang gedung ini sudah tutup. Mengingat kami datang di hari Senin, dan nyampe sana udah jam 8-an no wonder lah yaa..kalo antriannya sudah melingkar kayak uler.. Jadi sebaiknya datang ke sini pagi2..jam 07.30 pagi udah nyampe sini.. Meskipun ada atapnya, tetap aja panas cooyy..

3

ini dia tampak luar ‘kuburan’ si pak Ho Chi Minh.

Karena ini adalah kuburan, jadi kudu jaga sikap.. Ga boleh ambil foto, tangan ga boleh bersidekap di dada, ga boleh berisik. Otherwise, kita bakal di tegur oleh tentara yang jaga sepanjang antrian. Foto luar kuburan ini sih diambil diam2 pas si tentara-nya ga liat..hehehe.. Sedangkan foto di dalam gedung yang ada mayat Pak Ho Chi Minh-nya, no way, ga bakal bisa di potret! Jadi emang kudu datang sendiri kalo pengen liat.

Satu2 nya tujuan antrian panjang ini adalah untuk melihat mayat Pak Ho Chi Minh. Si bapak terlihat masih seperti orang hidup, dengan tubuh yang di awetkan dan efek pencahayaan, terlihat seperti orang muda (bukan kakek2 renta) dan tegap yang sedang tidur. Kalo mengingat bahwa itu adalah mayat, saya jadi merinding sendiri.. Hiiiyyyy *pas nulis ini saya jadi kebayang lagi wajah si bapak tea >_____<*

Keluar mausoleum, ada Ho Chi Minh Museum. Tiket masuknya 40,000 VND. Tapi kita ga masuk sih.. Di halaman museum ini banyak anak2 playgroup umur 3-4 tahunan, lari2an sama guru play groupnya. Lucu2 deh..ada yg ngambeg minta di gendong, ga mau pose pas di foto, etc.. hahahah

4

Ho Chi Minh museum

5

halaman Ho Chi Minh museum yang dipenuhi ‘bayi2’ play group!

Keluar dari komplek Ba Dinh Square, kami mampir di sebuah kedai kopi dekat sana, namanya Trung Nguyen Coffee. Menurut barista kedai kopi tersebut, the best Vietnamese coffee yang mereka punya adalah Legend Coffee. Teman saya, mba Ade, yang memang penyuka kopi, order 1 gelas Legend Kopi ini. Tapi menurut dia ga enak. Dan pas bayar kita juga shock, karena harga nya 150,000 VND!! Atau sekitar 7.5 USD!! *hahahaha..pengen nangis ga sih.. ada kopi semahal ini, dan ga enak pulak* =)))

7

selain Legend Coffee itself, si kedai kopi juga ngasi kami teh tawar. Nah yang di tengah, di antara 2 teh tawar itu adalah si kopi mahal seharga 150,000 VND! =))

12

perlu diabadikan nih, harga kopi semahal ini! =)))

 

Hoa Lo Prison

Sambil mencak2 setelah minum kopi mahal dan ga enak =))), kami meneruskan perjalanan ke arah selatan kota Hanoi, menuju Hoa Lo prison, sekitar 2km dari Ba Dinh Square. Setelah berjalan kaki sekitar 45 menit, dengan berhenti di sana sini untuk berfoto2 atau sekadar melihat-lihat, kami akhirnya tiba di Hoa Lo Prison. Hoa Lo Prison ini berisikan sejarah pendudukan prancis di Vietnam. Tiket masuknya 30,000 VND per orang.

1

Let’s come inside..!

Kami menghabiskan waktu 30 menit untuk meng-explore bekas penjara ini. Museum ini cukup impresif, berisikan patung2 yang sangat mirip orang untuk melukiskan keadaan di zamannya. *akibatnya saya suka merinding sendiri sih -____-*

8

begitu masuk Hoa Lo prison, akan di sambut oleh ruangan yang informatif ini, berisikan poster2, tulisan2 tentang sejarah penjara, dan juga maket dari si penjara itu sendiri.

6

Hoa Lo prison juga punya replika satu ruang tahanan yang ada orang2annya

9

keluar dari Hoa Lo prison, akan di sambut oleh Almond Tree ini berikut penjelasan keterkaitannya dengan si penjara Hoa Lo.

Letih sudah berjalan kaki, kami memutuskan istirahat sejenak di kedai kopi di sekitar sana, yang menurut kami ambiance nya cukup unik. Si kedai kopi menyediakan dingklik (kursi pendek) untuk pengunjung nya, dan mereka juga punya lantai atas yang punya pemandangan langsung ke jalan raya. Harga lopi nya murah, cuma 35,000 VND saja! Hahaha *masih ke ingat Legend Coffee*

10

santai menyesap es kopi sambil menikmati lalu lalang di jalanan Hanoi

 

Halal Restaurant, Dong Xuan Market, Long Bien Bridge

Setelah melepas lelah, kami melanjutkan perjalanan ke Dong Xuan Market, yang terletak di dekat old quarter-nya Hanoi. Jadi sekalian jalan pulang sih memang. Kami harus menempuh jarak 2km lagi (dengan jalan kaki, tentu saja!) menuju pasar Dong Xuan tersebut.

Persis sebelum masuk ke wilayah Dong Xuan market, saya melihat tulisan halal restaurant. Karena penasaran, kami pun melangkahkan kaki ke sana. Ternyata memang ada restaurant Halal yang dimiliki muslim Vietnam. Letaknya bersebelahan dengan mesjid, yang belakangna kami tahu namanya adalah mesjid An Noor. Karena sudah waktunya makan siang, kami pun mampir untuk makan siang di sana.

13

menu dan price list si restaurant halal

11

karena tidak terlalu lapar, kami pesan seafood noodle untuk berdua. Syukurlah pesanan cuma 1, karena porsinya gede banged.. hahaha

Selesai makan siang, karena sudah masuk waktu dzhur, kami pun mampir mesjid An Noor untuk sholat.

15

Mesjid An Noor – Hanoi

Setelah itu, kami melanjutkan perjalanan ke Dong Xuan Market. Beli oleh-oleh di siniii…! Hehehe

14

Tampak luar Dong Xuan Market, yang somehow mengingatkan saya pada pasar Bringharjo di Yogyakarta

16

bagian dalam Dong Xuan market, crowded -seperti lazimnya pasar di indonesia.. hehehe

Keluar dari pasar, niatnya mau liat Long Bien bridge. Beuh, tapi motor berseliweran ga karu2an. Saya dan mb ade hampir tertabrak beberapa kali. Fiuh. Trus, Long Bien Bridge keliatan dari jauh dan yang ternyata gitu doank, plus motor yang nabrak sana sini ga peduli pejalan kaki, kami pun ilfil, jadi udah deh balik pulang aja ke penginapan lagi..

17

Long Bien bridge, yang gitu doank.. Kayaknya kalo ke sini kudu pas sunset, biar jalanan udah sepi dan langit nya cakep kayak di foto2 yang di internet..hahaha

Tapi ga berniat balik lagi juga sih sore hari-nya, ke wilayah sini cuma buat liat jembatan ini.. wkakaka..

Jadi, in summary, I think 2 days in Hanoi is enough. Day 1 as per itinerary di sini, dan Day 2 melakukan akitivitas seperti yang saya jabarin di atas. Cuma paling, makan Cha Ca nya di bawa ke sore hari di Day 2 sih. That’s all, dan semoga meng-inspirasi buat liburan di Hanoi! =)

 

Advertisements

One Response

  1. […] meninggalkan Hanoi siang ini, menggunakan Vietnam Airlines tujuan Luang Prabang. Pesawat dischedule-kan berangkat jam […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: