• -author-

  • Index

  • Blog Traffic

    • 4,283 hits
  • Follow Welcome homE… on WordPress.com
  • Disclaimer

    * All images are belonged to personal property of the blog's author, unless otherwise stated.
    * Any views, opinions, statements represented in this blog are personal's and belonged solely to the blog author, and do not represent those of companies mentioned here.
    * Copying of blog's contents is prohibited, unless permission guaranteed.

Rayuan Pulau Kelapa @Belitong

Meledaknya novel Laskar Pelangi karya Andrea Hirata, sontak Belitong menjadi terkenal. Pelaku bisnis travel agent pun cukup jeli melihat kesempatan. Dan menggelar trip-trip ke Belitong, dengan label “Napak Tilas Laskar Pelangi’.

Jujur, saya datang ke Belitong pun dikarenakan Laskar Pelangi. Apalagi setelah film-nya tayang, dan meng-expose keindahan surga Belitong. Makin tak kuat menahan hasrat untuk segera menjelajahi pulau Laskar Pelangi tersebut. Asa ini akhirnya terbayar pada April 2009.

Hanya butuh 45menit untuk bisa menjejakkan kaki di Belitong, dari Jakarta. Jarak yang dekat ini, menjadi salah satu nilai tarik untuk ber-akhir pekan di Belitong, bagi warga ibukota tentunya.

Untuk penginapan, bisa mencoba ‘the Villa Lor In Tanjung Tinggi’. Saya kebetulan mendapat kamar, dengan model bungalow. Dengan desain yang sangat natural. Kamar mandi dengan konsep open-roof, lengkap dengan bebatuan alam, dan juga serangga-serangganya!

Untuk yang hobi kuliner, sangat direkomendasikan untuk mencoba mie Belitong dan Gangan. Mie belitong, merupakan mie rebus khas belitong dengan kuah kental dan berasa udang. Dilengkapi dengan potongan timun, tahu, toge dan kerupuk emping. Segar dan nikmat. Sedangkan gangan, merupakan gulai ikan tanpa santan ala Belitong. Mirip asam padeh dari padang kali yaa…tapi minus warna merah tentunya!

Untuk objek wisata? Ada begitu banyak pantai indah berpasir putih, dan belum terjamah di Belitong. Kita bisa merasa di private island…karena tak ada orang lain selain rombongan kita di pulau tersebut. Pulau paling populer adalah pulau lengkuas, yang di pantainya menjulang mercu suar. Kita bisa mendaki mercu suar hingga ke puncak, ngos-ngosan tentu saja! Tapi, keindahan yang ditawarkan oleh puncak mercu suar langsung menebus tunai rasa lelah karena mendaki.

Satu hal lagi yang penting, Belitong bukanlah seperti Bali yang ramai oleh wisatawan dan petunjuk jalan, peta, serta taksi dan angkutan umum yang bisa dijumpai dengan mudah. Belitong, masih berupa kota kecil yang alami dan bebas macet, tentu saja. Karena itu, jika hendak ke Belitong sangat disarankan untuk menghubungi travel agent. Atau, tentu saja teman dan sodara juga bisa jadi andalan, sebagai guide selama di Belitong. So, enjoy the trip!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: